Kunjungan Perdana Prabowo ke Pakistan Buka Babak Baru Kemitraan Strategis

by Isabella Citra Maheswari

Hubungan Indonesia dan Pakistan memasuki babak penting ketika Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan resmi ke Islamabad pada 8–9 Desember 2025. Lawatan perdana ini bukan hanya kunjungan kenegaraan, tetapi menjadi simbol peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Informasi mengenai agenda kunjungan disampaikan Kedubes Pakistan melalui akun Instagram resmi @pakinindonesia. Disebutkan bahwa kunjungan dilakukan atas undangan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif. Kunjungan terakhir presiden Indonesia ke Pakistan terjadi pada 2018 ketika Presiden Joko Widodo bertemu para pemimpin Pakistan.

Selama berada di Islamabad, Prabowo akan menggelar pembicaraan tingkat delegasi dengan PM Shehbaz. Ia juga dijadwalkan bertemu Presiden Asif Ali Zardari serta para pemimpin militer Pakistan, termasuk Panglima Angkatan Pertahanan Marsekal Madya Syed Asim Munir.

Agenda pembahasan mencakup perluasan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, pertahanan, kesehatan, teknologi, iklim, pendidikan, hingga budaya. Beberapa nota kesepahaman diharapkan ditandatangani untuk mengawali implementasi kerja sama.

Pakistan dan Indonesia dikenal memiliki sejarah persahabatan panjang. Kunjungan Prabowo membawa harapan dilahirkannya kemitraan baru yang lebih luas, dari hubungan dagang hingga kolaborasi pertahanan di kawasan dan tingkat global. Pemerintah menyebut momentum ini sebagai langkah penting memperkuat posisi Indonesia dalam hubungan internasional.

Artikel Terkait

Leave a Comment