Sebuah pesan WhatsApp menjadi viral. Pesan tersebut memuat tautan yang disebut sebagai akses bantuan tunai untuk program Makan Bergizi Gratis dari PLN. Banyak warga penasaran, sebagian bahkan mulai membagikannya ke grup keluarga dan komunitas.
Namun, fakta berbicara lain. Dari hasil penelusuran saberhoaks.jabarprov.go.id, tautan yang beredar tidak pernah diunggah dalam kanal resmi PLN. Media sosial TikTok dan Instagram @pln_id tidak memuat informasi yang dimaksud. Kebingungan publik pun langsung terjawab.
Klarifikasi resmi datang dari Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatra Barat, Yesi Yuliani. Dalam pemberitaan rri.co.id, Yesi menegaskan tidak ada program bantuan tunai untuk Makan Bergizi Gratis yang dikeluarkan oleh PLN. “Informasi yang beredar itu tidak benar,” ujarnya. Ia menyebutkan pesan tersebut sebagai hoaks.
Fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Pesan berantai sering memanfaatkan nama besar lembaga untuk menarik kepercayaan. Yang menjadi persoalan, banyak warga tidak sempat memverifikasi sehingga hoaks cepat menyebar. Masyarakat diimbau untuk selalu mengecek sumber, terutama bila menyangkut bantuan atau data pribadi.

