Penanganan Banjir Sumatera Dilakukan Tanpa Bantuan Asing

by Isabella Citra Maheswari

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penanganan bencana banjir di Sumatera dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari negara lain. Hal itu ia sampaikan pada peringatan HUT ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

“Alhamdulillah kita kuat, kita mengatasi masalah dengan kekuatan kita sendiri. Bencana ini memang musibah, tetapi juga menjadi ujian bagi kita,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan tantangan besar yang dihadapi pemerintah dalam pendistribusian bantuan di daerah terdampak, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Jembatan putus, BBM harus kita angkat pakai pesawat, sebagian lewat kapal. Sangat repot, tetapi kita tetap bekerja,” ujarnya.

Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan Indonesia belum membuka pintu bantuan asing untuk penanganan banjir. Menurutnya, keputusan itu diambil karena pemerintah masih mampu mengatasi dampak bencana dengan sumber daya nasional.

“Saat ini kita belum membuka bantuan. Sampai kita merasa membutuhkan, baru kita akan minta,” kata Sugiono di Gedung Pancasila.

Sugiono menegaskan keyakinan bahwa Indonesia mampu menghadapi situasi ini dengan kekuatan sendiri. Pemerintah terus fokus pada pemulihan di wilayah terdampak, termasuk akses logistik, perbaikan infrastruktur, dan penanganan korban.

Artikel Terkait

Leave a Comment