Program Makan Bergizi Gratis Beri Dampak pada Gizi dan Ekonomi

by Isabella Citra Maheswari

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muh. Haris, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu ia sampaikan dalam sesi PKS Legislative Report sebelum Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Haris menilai program ini memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok rentan dan anak-anak di berbagai jenjang pendidikan. Ia menjelaskan bahwa dukungan gizi yang diberikan MBG mencakup perempuan hamil, serta siswa TK, SD, SMP, SMA, hingga madrasah. Menurutnya, cakupan luas tersebut menjadikan program ini strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Selain manfaat gizi, Haris juga menyoroti kontribusi MBG terhadap penguatan ekonomi lokal. Dapur pelaksana program, yang tersebar di berbagai wilayah, membutuhkan suplai bahan makanan dalam jumlah besar. Kebutuhan ini, kata Haris, membuka peluang bagi petani, pedagang, dan pelaku UMKM untuk terlibat secara langsung dalam rantai penyediaan makanan.

“Dinamika ekonomi lokal bisa meningkat karena bahan pokok dipasok oleh masyarakat sekitar. Ini sangat positif bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, program ini juga dinilai berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan. Setiap dapur, menurut Haris, mampu mempekerjakan sekitar 40 hingga 50 warga setempat. Hal ini dipandang sebagai salah satu dampak nyata dari program pemerintah yang langsung dirasakan masyarakat.

Haris memastikan Komisi IX DPR RI akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar manfaatnya dapat tersampaikan secara merata dan efektif. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program menjadi penting agar tujuan peningkatan gizi dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai.

Artikel Terkait

Leave a Comment