Sebuah unggahan viral dari akun Facebook “Pro Israel” pada Jumat (31/10/2025) mengklaim bahwa Israel merobek bendera Indonesia saat sidang perdamaian PBB. Hingga Selasa (18/11/2025), unggahan itu telah disukai lebih dari 2.000 kali, mendapat 2.000 komentar, dan dibagikan 61 kali.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menelusuri foto tersebut menggunakan Google Lens. Hasil pencarian mengarah pada video YouTube di kanal “Suara Irma” yang diunggah pada September 2025. Video itu sudah diberi tanda sebagai konten sintesis sehingga tidak menggambarkan kejadian sebenarnya.
Mafindo kemudian melakukan verifikasi lanjutan memakai alat pendeteksi AI, Sightengine. Dari analisis tersebut, gambar yang beredar dinyatakan sebagai hasil rekayasa dengan probabilitas 99 persen.
Klaim yang menyebut Israel merobek bendera Indonesia dikategorikan sebagai false context karena menggabungkan narasi menyesatkan dengan gambar palsu. Tidak ada bukti bahwa insiden tersebut pernah terjadi di PBB.
Mafindo mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima informasi yang bersifat provokatif. Langkah verifikasi sederhana, seperti memeriksa sumber atau menggunakan alat pengecekan fakta, dinilai penting untuk mencegah penyebaran hoaks di ruang digital.

