DPR Nilai Kebijakan Pangan Pemerintah Efektif Bagi Petani

by Isabella Citra Maheswari

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menilai kebijakan pangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan hasil nyata yang dirasakan petani. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11).

Menurut Yohan, langkah-langkah strategis pemerintah seperti penambahan kuota pupuk, stabilisasi harga gabah, dan penguatan cadangan beras pemerintah telah memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas. Ia menilai kebijakan tersebut tepat sasaran dan memberi manfaat langsung.

Yohan mengutip data BPS yang menunjukkan Nilai Tukar Petani berada di angka 124,36 pada September 2025. Angka itu mencerminkan peningkatan kesejahteraan petani. BPS juga memproyeksikan produksi padi nasional mencapai 34,77 juta ton pada 2025. Ia menyebut data tersebut sebagai bukti bahwa ketahanan pangan Indonesia berada pada jalur positif.

Yohan juga menyoroti rencana pembangunan 100 gudang Bulog. Ia menyebut penambahan kapasitas penyimpanan penting untuk memperkuat penyerapan hasil panen, terutama saat produksi meningkat. Keterbatasan gudang selama ini kerap menyebabkan hasil panen tidak terserap optimal.

Menurutnya, penguatan infrastruktur pangan seperti fasilitas pengeringan dan penyimpanan jangka panjang akan mendukung stabilitas pasokan nasional. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan langkah Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.

Yohan optimistis arah kebijakan pangan nasional semakin presisi. Ia menilai fondasi yang sedang dibangun pemerintah akan memperkuat kemandirian pangan dan meningkatkan daya saing sektor pertanian.

Artikel Terkait

Leave a Comment