Sebanyak 16.000 laptop sedang didistribusikan kepada siswa Sekolah Rakyat, menurut keterangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia berziarah ke TMP Taruna Tangerang, Rabu (12/11/2025), mengutip laporan Antaranews.
Gus Ipul menyampaikan bahwa laptop tersebut akan digunakan sebagai perangkat penunjang pembelajaran. Ia memastikan seluruh siswa dan guru menerima perangkat agar proses belajar berjalan seragam dan efektif.
Selain pembagian laptop, program Sekolah Rakyat akan mulai berjalan pada 14 Juli 2025. Mensos menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menghentikan siklus kemiskinan antargenerasi dan memperluas akses pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa teknologi berperan penting dalam pembangunan sektor pendidikan. Ia menilai pemanfaatan teknologi dapat membantu daerah terpencil yang kekurangan guru dan mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Hingga akhir Oktober 2025, pemerintah telah mengoperasikan 165 titik Sekolah Rakyat di berbagai wilayah. Sekolah-sekolah ini menampung hampir 16.000 siswa dan didukung 2.400 guru serta lebih dari 4.000 tenaga kependidikan. Operasional dilakukan bertahap sejak Juli hingga Oktober.
Pemerintah menargetkan 200 titik Sekolah Rakyat selesai pada 2026 dan 300 titik pada 2027. Gus Ipul menambahkan bahwa sekolah permanen ditargetkan rampung tahun depan sehingga tiap sekolah dapat menampung lebih dari 1.000 siswa.
Ia memperkirakan jumlah siswa mencapai 46.000 pada tahun mendatang seiring penyelesaian pembangunan sekolah dan sarana pendukung.

