Beredar video di media sosial Facebook yang menampilkan narasi bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah mengepung kapal Malaysia di perairan Kepulauan Seribu.
Video berdurasi singkat itu viral dan memancing reaksi publik karena dianggap menunjukkan ketegangan antara dua negara.
Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar. Menurut laporan turnbackhoax.id, tidak ditemukan bukti atau sumber resmi yang mengonfirmasi adanya operasi militer seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut.
Hasil pemeriksaan digital juga menunjukkan bahwa video itu merupakan hasil rekayasa buatan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan tingkat probabilitas mencapai 99,9 persen. Artinya, hampir seluruh unsur visual dalam video tersebut tidak nyata dan hanya hasil manipulasi digital.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama yang menyangkut isu pertahanan dan hubungan antarnegara.
Penyebaran konten hoaks seperti ini dapat menimbulkan kesalahpahaman publik dan merusak kepercayaan terhadap institusi negara.

