Program Swasembada Pangan Mampu Dongkrak Kesejahteraan Petani dan Nelayan

by Isabella Citra Maheswari

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menegaskan, program swasembada pangan yang dijalankan pemerintah saat ini menjadi kunci penting dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Sepertiga rakyat Indonesia hidup dari sektor pertanian, peternakan, dan nelayan. Banyak di antara mereka yang masih hidup miskin,” ujar Zulkifli Hasan dalam orasi ilmiah bertajuk Orasi Menko Bidang Pangan di Wisuda Sarjana Universitas Al Washliyah (Univa) Medan Tahun 2025, Kamis (31/10).

Menurut Zulkifli atau akrab disapa Zulhas, di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah berkomitmen menjadikan swasembada pangan sebagai program unggulan nasional. Program ini, kata dia, tidak hanya berfokus pada ketersediaan pangan pokok, tetapi juga memperluas cakupan pada komoditas protein seperti ikan dan hasil peternakan.

“Swasembada pangan itu dalam arti luas. Tidak hanya beras atau jagung, tapi juga protein dari ikan dan peternakan. Di bawah saya, akan dibangun tambak-tambak besar di seluruh kabupaten dan dikembangkan 2.000 desa nelayan karena kita membutuhkan pasokan ikan,” jelasnya.

Zulhas mengungkapkan, peningkatan hasil beras lokal telah memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani. Nilai tukar petani (NTP) meningkat dari 116 poin pada 2024 menjadi 124 poin di 2025. “Jadi petani lebih makmur. Sekarang kita masuk ke nelayan dan peternakan besar-besaran. InsyaAllah nilai tukar petani naik lagi pada 2026,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program swasembada pangan sudah mulai terlihat. Jika pada tahun lalu Indonesia masih mengimpor beras sebanyak 4,5 juta ton, kini tidak ada lagi impor, bahkan telah tersedia stok beras dalam negeri mencapai 4 juta ton.

“Dengan program swasembada pangan ini, kesejahteraan petani ikut terangkat, dan ke depan giliran nelayan serta peternak yang akan menikmati hasilnya,” pungkas Zulhas.

Artikel Terkait

Leave a Comment