Suasana forum “Satu Tahun Pemberdayaan Masyarakat” di Jakarta, Selasa siang, dipenuhi semangat optimisme. Di hadapan peserta, Abdul Muhaimin Iskandar berbicara tegas tentang pentingnya membangun kemandirian ekonomi dari desa.
“Koperasi Desa Merah Putih hadir membangkitkan ekonomi desa yang kini lesu. Koperasi ini membawa harapan baru agar negara dan pemerintah hadir di tengah masyarakat,” ujar Muhaimin.
Baginya, koperasi desa bukan sekadar lembaga ekonomi, tapi simbol gotong royong dan keadilan sosial. Ia bahkan mengapresiasi para kepala daerah yang berani membuat peraturan daerah untuk melindungi ekonomi rakyat kecil dari tekanan ritel besar.
Muhaimin menjelaskan, paradigma pembangunan kini bergeser. Pemerintah tidak lagi mengandalkan bantuan sosial semata, melainkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan kapasitas masyarakat.
“Pemberdayaan adalah jalan panjang menuju kemandirian bangsa,” katanya mantap.
Dalam pandangannya, masa depan pemberdayaan akan membuat bantuan sosial hanya diberikan kepada dua kelompok: lansia dan difabel. Sementara masyarakat lainnya diharapkan bisa tumbuh mandiri, produktif, dan inovatif.

