Prabowo Ungkap Ketegasan Politik dan Tidak Sungkan Mengganti Menteri yang Berkinerja Kurang

by Isabella Citra Maheswari

Presiden Prabowo Subianto menegaskan dirinya siap menghadapi segala dinamika politik yang muncul pasca-reshuffle kabinet. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan jika langkah tegasnya menimbulkan kebencian dari mantan menteri yang digantinya.

“Saya tidak peduli kalau dibenci oleh mantan menteri yang saya ganti. Itu risiko jabatan. Yang penting saya bekerja untuk rakyat,” ujar Prabowo, Sabtu (18/10/2025).

Prabowo mengungkapkan bahwa setiap keputusan reshuffle dilakukan melalui pertimbangan matang. Ia menyebut telah memberi kesempatan hingga tiga kali peringatan sebelum akhirnya mengambil tindakan tegas.

“Kalau ada satu-dua menteri nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih nakal, dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat, reshuffle. Harus diganti, demi negara dan rakyat,” tegasnya.

Selain soal pergantian menteri, Prabowo juga mengaku telah menerima berbagai peringatan terkait potensi tekanan politik. Ia menyebut adanya pihak-pihak yang berupaya menggoyang pemerintah, termasuk melalui aksi demonstrasi yang diduga dibiayai oleh kelompok berkepentingan.

“Saya sudah dikasih peringatan, ‘Pak, hati-hati, mereka punya banyak uang, bisa bayar orang untuk demo.’ Tapi saya tidak peduli. Yang penting rakyat Indonesia mendukung saya,” ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak gentar menghadapi siapa pun, termasuk para koruptor.

“Saya tidak ragu-ragu. Kalau koruptor, maling, saya hadapi bersama Saudara-saudara. Saya yakin rakyat Indonesia di belakang saya,” kata Prabowo dengan nada tegas.

Artikel Terkait

Leave a Comment