Sebuah unggahan di Facebook dengan nama akun “Rayanto” viral usai membagikan video berjudul “FAKTA EKΟΝΟΜΙ PRABOWO TARIK 7000 TILIUN DUIT LUAR NEGERI, NEGARA LAIN MELONGO! EKONOMI RI MELEDAK DALAM 200 HARI!”.
Unggahan tersebut menarik perhatian publik karena menyinggung kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.
Hingga Rabu (16/10/2025), video itu telah ditonton lebih dari 800 ribu kali, mendapat 27 ribu tanda suka, dan 1.500 komentar. Banyak pengguna media sosial tampak mempercayai klaim tersebut tanpa memeriksa kebenarannya.
Namun, hasil penelusuran Turnbackhoax.id yang dilakukan oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menyatakan bahwa klaim tersebut tidak benar.
Tim Mafindo menelusuri informasi dengan memasukkan kata kunci “Prabowo tarik uang luar negeri 7000 triliun” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ada pemberitaan resmi maupun sumber kredibel yang menyebut adanya kebijakan Presiden Prabowo menarik dana luar negeri senilai Rp7.000 triliun.
Dalam video berdurasi 10 menit 50 detik itu, narator sebenarnya hanya membahas strategi pemerintah memperkuat keuangan negara, seperti:
- optimalisasi cadangan emas nasional,
- penerapan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri,
- serta kebijakan efisiensi dan penghematan anggaran.
Video tersebut juga menyinggung perluasan basis pajak, optimalisasi dividen BUMN, dan pemanfaatan potensi ekonomi tersembunyi. Namun, tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi mengenai penarikan uang luar negeri sebesar Rp7.000 triliun.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, klaim dalam video itu dikategorikan sebagai konten menyesatkan (misleading content).
Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

