Kinerja sektor minyak dan gas bumi (migas) di bawah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dinilai menunjukkan hasil positif. Dalam satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka, produksi minyak mentah nasional naik signifikan hingga melampaui target rata-rata 111,9 persen.
Pakar energi dari Gerilya Institute, Subhkan Agung Sulistio, menyebut kenaikan lifting dari sekitar 430 ribu menjadi hampir 600 ribu barel per hari mencerminkan perbaikan tata kelola sektor migas. Ia juga menilai legalisasi sumur minyak rakyat menjadi langkah tepat untuk mendorong kemandirian energi di tingkat lokal.
Sementara itu, akademisi UNIS Tangerang, Adib Miftahul, menilai capaian tersebut tak lepas dari kepemimpinan Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam menata ulang tata kelola sumber daya alam nasional. Menurutnya, program seperti hilirisasi tambang dan pembangunan smelter menjadi fondasi menuju kedaulatan energi Indonesia.

