Pemerintah Tegas Tolak Visa Atlet Israel untuk Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta

by Isabella Citra Maheswari

Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dengan menolak penerbitan visa bagi seluruh atlet Israel yang berencana mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Agus Andrianto, mengatakan pembatalan visa dilakukan atas dasar permohonan resmi dari Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) selaku panitia dan penjamin kegiatan. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan keputusan sepihak pemerintah.

“Berdasarkan permohonan resmi dari pihak penjamin, dapat kami konfirmasi bahwa seluruh visa delegasi Israel saat ini telah dibatalkan,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Indonesia akan menjadi tuan rumah 53rd Artistic Gymnastics World Championships Jakarta 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada 19–25 Oktober 2025. Ajang ini akan diikuti sekitar 500 atlet dari 78 negara, mempertandingkan Men’s Artistic Gymnastics (MAG) dan Women’s Artistic Gymnastics (WAG).

Namun, rencana kehadiran atlet Israel di Jakarta menuai penolakan dari sejumlah pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia menilai kehadiran delegasi Israel dapat memicu kemarahan masyarakat di tengah memanasnya situasi konflik kemanusiaan di Gaza.

“Kalau ke Jakarta, tentunya sebagai Gubernur dalam kondisi seperti ini saya tidak mengizinkan. Yang paling penting visanya nggak usah dikeluarin aja, supaya nggak ke Jakarta,” tegas Pramono di Balai Kota, Rabu (8/10).

Agus memastikan, seluruh proses pembatalan visa dilakukan sesuai mekanisme keimigrasian yang berlaku dan dilakukan secara transparan serta akuntabel. Pemerintah, katanya, menghargai langkah FGI yang berupaya menjaga kredibilitas serta kelancaran penyelenggaraan kejuaraan dunia tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini tetap berjalan dengan baik dan menjunjung tinggi nilai sportivitas,” pungkas Agus.

Artikel Terkait

Leave a Comment