Beredar sebuah unggahan di media sosial X (Twitter) yang mengklaim bahwa sebelas pelajar meninggal dunia setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Dilansir dari turnbackhoax.id, hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang digunakan dalam unggahan tersebut bukan peristiwa kematian massal, melainkan insiden keracunan makanan di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Rabu, 24 September 2025.
Melalui pemeriksaan gambar (reverse image search), ditemukan bahwa video itu identik dengan pemberitaan lokal mengenai sejumlah pelajar yang mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan MBG. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Hal itu juga dikonfirmasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui akun Instagram resminya, @badangizinasional.ri. Dalam keterangannya, BGN menyampaikan bahwa menurut laporan camat setempat, seluruh pelajar yang terdampak telah mendapatkan perawatan dan seluruhnya selamat.
Dengan demikian, unggahan yang menyebut sebelas pelajar meninggal dunia akibat program Makan Bergizi Gratis dapat dipastikan merupakan informasi palsu atau hoaks.

