Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto mencopot ratusan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Unggahan tersebut sontak menimbulkan kebingungan publik karena berhubungan dengan isu politik di parlemen. Namun, setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar.
Penelusuran Fakta
Dilansir dari turnbackhoax.id, klaim yang beredar ternyata hasil salah tafsir dari dua pemberitaan berbeda yang tidak berkaitan.
- Kompas.com pada 31 Agustus 2025 memuat berita berjudul “Ketum Parpol Lapor ke Prabowo Telah Copot Anggota DPR yang Bikin Pernyataan Keliru”. Berita ini membahas langkah salah satu ketua umum partai politik yang mencopot kadernya sendiri, bukan Presiden Prabowo yang mencopot anggota DPR.
- Tempo.co pada 28 April 2025 menurunkan berita berjudul “Politikus PDIP Minta Prabowo Tanggapi Serius Permintaan Copot Gibran”. Artikel ini membahas permintaan salah satu politikus PDIP agar Presiden Prabowo menanggapi isu pencopotan Wapres Gibran Rakabuming Raka, bukan pencopotan anggota Fraksi PDIP di DPR.
Kedua berita itu kemudian dipelintir oleh pihak tertentu hingga memunculkan narasi keliru seolah-olah Presiden Prabowo benar-benar mencopot ratusan anggota Fraksi PDIP di DPR.
Fakta Sebenarnya
Hingga kini tidak ada pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang menyebut Presiden Prabowo melakukan pencopotan anggota Fraksi PDIP. Secara hukum, presiden juga tidak memiliki kewenangan untuk membubarkan atau mencopot fraksi partai politik di DPR.
Fraksi PDIP tetap aktif menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran di parlemen.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut Presiden Prabowo mencopot ratusan anggota Fraksi PDIP di DPR adalah hoaks. Narasi tersebut muncul akibat penggabungan informasi dari dua berita yang tidak saling terkait.

