Hoaks Klaim Migrasi 10 Juta WNI, Pertemuan Prabowo–PM Jepang Fokus pada Kerja Sama

by Isabella Citra Maheswari

Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto menerima tawaran migrasi 10 juta warga negara Indonesia (WNI) ke Jepang dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Narasi tersebut ramai dibagikan dan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan warganet.

Faktanya, klaim tersebut tidak benar alias hoaks. Dilansir dari kompas.com, hasil penelusuran menunjukkan foto jabat tangan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Jepang Ishiba Shigeru yang digunakan dalam unggahan itu sebenarnya diambil saat pertemuan resmi di Kota Bogor, Jawa Barat, pada 11 Januari 2025.

Mengacu pada pemberitaan cnbcindonesia.com, pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Indonesia dan Jepang membahas kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, hingga dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, tidak ada satupun poin pembahasan yang terkait dengan migrasi massal 10 juta WNI ke Jepang.

Dengan demikian, informasi yang menyebut Presiden Prabowo menyetujui migrasi 10 juta WNI ke Jepang dalam lima tahun ke depan adalah tidak berdasar. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah percaya pada unggahan di media sosial tanpa sumber yang jelas dan kredibel.

Artikel Terkait

Leave a Comment