Video dengan klaim TNI resmi menggantikan Kepolisian RI dalam mengamankan demonstrasi beredar di TikTok.
Video itu menampilkan prajurit TNI berjalan berbaris di tengah kerumunan warga dan pengemudi ojek online. Narator menyebut TNI mengambil alih tugas polisi menjaga aksi dan disambut positif masyarakat. “Ribuan prajurit TNI akhirnya turun ke jalan menggantikan polisi menjaga keamanan demo,” bunyi narasi dalam video.
Namun, benarkah TNI resmi menggantikan polisi mengamankan demonstrasi?
PEMERIKSAAN FAKTA
Tempo memverifikasi video yang beredar menggunakan pengamatan langsung, penelusuran Google Street View dan membandingkan narasinya dengan informasi dari sumber kredibel.
Verifikasi Video
Video yang beredar memperlihatkan kotak putih dan kuning bertuliskan “SENEN.” Penelusuran lewat Google Street View, menunjukkan lokasi itu berada di simpang lima Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Menurut iNews.id, prajurit TNI datang ke simpang lima Senen lalu berjalan menuju Mako Brimob Kwitang pada Jumat, 29 Agustus 2025. Saat itu warga dan pengemudi ojek daring berunjuk rasa di depan Mako Brimob memprotes kebrutalan polisi yang sehari sebelumnya melindas Affan Kurniawan, pengemudi ojol, hingga tewas.
Tempo mencatat, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Polri dan TNI bekerja sama menjaga keamanan di tengah demonstrasi di berbagai daerah.
Bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan TNI secara resmi mengambil fungsi Polri dalam mengamankan demonstrasi adalah klaim yang menyesatkan.
Tak ada instruksi dari Prabowo untuk menggantikan polisi dengan TNI dalam menangani demonstrasi. TNI datang ke lokasi demonstrasi bukan untuk menggantikan polisi secara resmi.

