Isu Presiden Prabowo Minta Maaf pada Pendemo Dipastikan Hoaks

by Isabella Citra Maheswari

Sebuah video yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto diklaim sedang menemui massa aksi unjuk rasa dan meminta maaf, viral di media sosial awal September 2025.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar alias hoaks.

Video tersebut tersebar di sejumlah akun Facebook dan TikTok dengan narasi “Pak Prabowo temui pendemo meminta maaf, bapak Prabowo tidak bisa membubarkan DPR, yang hanya bisa membubarkan DPR hanya rakyat.”

Berikut postingan Facebook dan TikTok yang menayangkan video tersebut:

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, peristiwa dalam video itu bukanlah momen Prabowo menemui pendemo, melainkan saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Minggu, 17 Agustus 2025 malam.

Dalam tayangan itu, Prabowo terlihat mencium kening seorang anak kecil.

Momen serupa juga muncul dalam liputan Kompas TV dan video di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Sejauh ini, tidak ada bukti Prabowo menemui atau meminta maaf kepada massa aksi yang berunjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI pada akhir Agustus 2025.

Usai perayaan HUT ke-80 RI, Prabowo diketahui bertolak ke China pada Selasa (2/9/2025) malam, memenuhi undangan Presiden Xi Jinping untuk menghadiri parade militer memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Video Prabowo menemui pendemo dan meminta maaf merupakan konten menyesatkan. Faktanya, video itu diambil saat Prabowo menghadiri perayaan HUT ke-80 RI di Monas, bukan di tengah massa aksi unjuk rasa.

Artikel Terkait

Leave a Comment