Aksi demonstrasi menolak besaran tunjangan perumahan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berlangsung di depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/8/2025).
Di tengah sorotan terhadap aksi tersebut, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan sekelompok orang dengan sejumlah kendaraan memenuhi ruas jalan raya. Narasi yang menyertai video itu mengklaim bahwa warga Surabaya berbondong-bondong menuju Jakarta untuk mengikuti demonstrasi di DPR pada tanggal yang sama.
Unggahan ini disebarkan sejumlah akun Facebook dan Instagram, di antaranya “Ajie Irfan” (arsip), “Mas Agus” (arsip), dan “Roshalonk” (arsip) pada Sabtu (23/8/2025) dan Minggu (24/8/2025). Salah satu takarir yang diunggah berbunyi:
“WARGA SURABAYA BERANGKAT KE JAKARTA IKUT DEMO BESAR BESARAN TANGGAL 25 AGUSTUS BUBARKAN DPR. SEMANGAT YA KALIAN 💪💪💪”
Unggahan tersebut sempat memperoleh ratusan interaksi, yakni 229 tanda suka, 24 komentar, dan 22 kali dibagikan sepanjang Minggu (24/8/2025) hingga Selasa (26/8/2025). Hal ini menimbulkan pertanyaan: benarkah video itu memperlihatkan warga Surabaya yang sedang menuju Jakarta untuk ikut demo?
Tirto menelusuri video tersebut secara menyeluruh. Meski menampilkan kerumunan orang dan kendaraan di jalan, tidak ditemukan petunjuk yang mendukung klaim bahwa mereka adalah warga Surabaya dalam perjalanan menuju Jakarta untuk demonstrasi.
Penelusuran lebih lanjut dengan teknik pencarian gambar terbalik (reverse image search) menemukan bahwa video serupa sudah pernah diunggah pada 5 Juni 2024 oleh akun TikTok bernama “husenmochi21”. Dalam unggahan itu dijelaskan bahwa momen tersebut terjadi saat klub Persebaya Surabaya meraih gelar juara, dan para pendukungnya, Bonek serta Bonita, merayakan kemenangan di jalanan.
Keterangan yang menyertai unggahan berbunyi:
“Pov: ketika persebaya juara dan bonek bonita merayakan bersama. gak yo menyala suroboyoku lek juara🔥#persebaya #persebayaday #bonekbonita #persebayafans #fyp #trend #foryoupage #konvoi.”
Meski faktanya Persebaya tidak menjadi juara pada 2024, kenyataan bahwa video itu telah beredar setahun sebelumnya membuktikan klaim yang tersebar di media sosial tidak benar. Video tersebut tidak ada kaitannya dengan aksi demonstrasi menolak tunjangan rumah DPR pada Senin (25/8/2025).
Selain itu, tidak ditemukan laporan maupun pemberitaan dari media kredibel yang mengonfirmasi bahwa video itu memperlihatkan warga Surabaya dalam perjalanan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi.
Dengan demikian, hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim tersebut salah dan menyesatkan. Video yang beredar bukanlah dokumentasi warga Surabaya menuju Jakarta untuk demo, melainkan rekaman lama yang sudah pernah diunggah pada 2024.

