Pengibaran Merah Putih Wujud Nyata Penghormatan Kemerdekaan

by Isabella Citra Maheswari

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, mengimbau masyarakat untuk tidak mengibarkan bendera One Piece atau bendera lain selain Merah Putih.

Ia menilai, kemerdekaan RI seharusnya menjadi sarana memperkuat semangat nasionalisme dan rasa syukur atas kemerdekaan.

Hasto mengatakan pihaknya telah meminta jajarannya di lapangan untuk mengedukasi warga terkait aturan pengibaran bendera. Langkah ini diambil sebagai antisipasi agar fenomena pemasangan bendera selain Merah Putih tidak semakin meluas di Kota Jogja.

“Kami sudah sampaikan teman-teman di lapangan supaya masyarakat tidak ikut-ikutan. Kita fokus mengibarkan bendera merah putih, dan membangun semangat kemerdekaan di Kota Jogja,” ujar Hasto, Sabtu (9/8/2025).

Sejauh ini, pihaknya belum menetapkan sanksi administratif atau denda bagi warga yang melanggar imbauan tersebut. Penindakan masih dilakukan dengan pendekatan persuasif melalui Satpol PP.

Menurut Hasto, meski pun bendera One Piece atau bendera lain dipasang di bawah Merah Putih, hal tersebut tetap dianggap mengganggu fokus perayaan kemerdekaan. Ia menilai perhatian masyarakat bisa terpecah dari makna utama peringatan 17 Agustus.

“Kalau kami sendiri saya melihat bahwa itu mengkaburkan fokus terhadap peristiwa 17 Agustus. Kita biasanya fokus peringatan hari kemerdekaan, fokusnya kita mensyukuri kemerdekaan. Tidak boleh fokus yang lain,” katanya.

Pemerintah Kota berharap partisipasi warga dalam menyambut HUT RI dapat diwujudkan dengan semarak merah putih di seluruh penjuru kota. Langkah ini dianggap penting untuk menjaga keseragaman simbol nasional pada momen bersejarah tersebut.

“Menurut saya begitu. Lebih baik kita fokus untuk menyambut hari kemerdekaan dengan gemerlap Merah Putih,” kata Hasto.

Artikel Terkait

Leave a Comment