80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Penuh Akhir 2025

by Isabella Citra Maheswari

Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) terus mendorong percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih secara bertahap, dengan target 80.000 unit beroperasi penuh pada November 2025. Namun, proses digitalisasi yang diwajibkan untuk seluruh Kopdes Merah Putih membawa tantangan besar, terutama terkait infrastruktur konektivitas di daerah terpencil.

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, menjelaskan bahwa sistem operasi Kopdes Merah Putih berbasis digital yang dikembangkan PT Telkom Indonesia akan menjadi fondasi utama untuk memantau dan mengelola aktivitas koperasi. Sistem ini mencakup pemantauan pemasukan barang, penjualan, pengelolaan utang, serta pembayaran pinjaman yang berasal dari himpunan bank milik negara (Himbara).

“Kami sudah targetkan 15.000 Kopdes Merah Putih mulai beroperasi Agustus 2025 dan berlanjut hingga mencapai 80.000 unit di November. Semua harus masuk dalam sistem digital ini agar transparansi dan akuntabilitas terjaga,” ujar Tatang dalam Rakornas Kadin Indonesia Bidang Koperasi dan UMKM 2025.

Namun, implementasi digitalisasi ini harus menghadapi kenyataan bahwa banyak Kopdes berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang masih minim akses internet. Tatang menegaskan bahwa infrastruktur konektivitas menjadi prioritas utama agar target pemerintah dapat tercapai.

“Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, sudah berkomitmen untuk memperluas akses internet ke daerah-daerah tersebut. Ini menjadi PR besar kami bersama,” kata Tatang.

Dengan digitalisasi yang berhasil diterapkan, laporan keuangan Kopdes Merah Putih dapat dihasilkan secara otomatis sehingga pengurus koperasi bisa fokus menjalankan bisnis dan pelayanan kepada anggota.

Proyek digitalisasi ini tidak hanya diharapkan meningkatkan efisiensi dan transparansi, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan koperasi desa.

Artikel Terkait

Leave a Comment