Sekolah Rakyat Hadir sebagai Jawaban Mengurai Kemiskinan Struktural

by Isabella Citra Maheswari

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, program Sekolah Rakyat adalah solusi untuk mengatasi masalah siklus kemiskinan struktural yang tak kunjung terputus.

Muhaimin menjelaskan, pemerintah kini berperan aktif untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin lewat program Sekolah Rakyat.

Ia menyatakan, peran aktif yang diambil pemerintah juga ditunjang dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini berjalan tepat sasaran.

“Sekolah Rakyat menjemput bola, menginisiasi dan memberikan solusi cepat,” kata Menko Muhaimin dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8/2025).

“Upaya luar biasa ini perlu dilakukan karena bangsa ini terjebak dalam lingkaran setan kemiskinan struktural. Kita perlu terobosan untuk keluar dari lingkaran setan itu,” sambungnya.

Lebih lanjut, Menko Muhaimin berharap kurikulum Sekolah Rakyat yang berbasis minat dan bakat siswa akan mendorong banyak sekolah menerapkan kurikulum serupa.

Tak hanya itu, Menko Muhaimin yakin Sekolah Rakyat akan menjadi bukti kepedulian negara memutus rantai kemiskinan melalui pemberian akses pendidikan berkualitas.

“Ini akan menjadi sejarah baru penanganan pendidikan kita. Sebagai prototype, Sekolah Rakyat dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dan akan memberikan dampak yang luar biasa,” tutur dia.

Adapun Presiden Prabowo menginstruksikan Menko PM Muhaimin mengkoordinasikan lementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah untuk menyukseskan Sekolah Rakyat melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Artikel Terkait

Leave a Comment