Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan bahwa proses seleksi direksi sepenuhnya bebas dari campur tangan politik. Semua pengangkatan dilakukan berdasarkan kompetensi, melalui asesmen ketat dan wawancara mendalam oleh tim internal perusahaan.
Menurut Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, pemilihan dilakukan satu per satu dengan pertimbangan kebutuhan strategis perusahaan. Ia menambahkan:
“Pemilihan direksi 100 persen melalui proses asesmen berdasarkan kompetensi. Tidak satu pun ada intervensi.”.
Sebagai contoh implementasi, Danantara merekrut Dicky Saelan, mantan Presiden Direktur PT Coca‑Cola Indonesia, sebagai Direktur Sales dan Marketing di PT Semen Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kapabilitas kepemimpinan berbasis orientasi penjualan.
Langkah evaluasi juga dilakukan menyeluruh atas seluruh direksi BUMN melalui kolaborasi dengan pihak ketiga independen, seperti auditor dan konsultan profesional. Tujuannya memastikan pimpinan memiliki integritas, kapabilitas, dan visi yang sejalan dengan strategi Danantara serta BUMN terkait.

