Tak Ada Lagi Perbedaan, Ijazah Sekolah Rakyat Setara Nasional

by Isabella Citra Maheswari

Kepala Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Regut Sutrasto, mengatakan, ijazah yang akan diterima siswa sekolah rakyat sama seperti dengan sekolah formal pada umumnya.

Perbedaannya hanya terletak pada format penilaian di rapor, yang mencantumkan deskripsi mengenai bakat dan minat siswa.

“Ijazah sama seperti sekolah umum, cuma nanti kalau rapor yang beda dari sekolah umum yaitu deskripsinya, seperti deskripsi bakat dan minatnya,” ujar Regut saat ditemui di Sentra Handayani, Selasa (15/7/2025).

Ia menambahkan, saat ini Sekolah Rakyat Sentra Handayani masih membuka jenjang kelas satu SMP, sementara untuk jenjang lainnya akan disiapkan di gedung baru.

“Tapi yang saya tahu, pemerintah lagi membangun satu kawasan sekolah rakyat yang lebih luas, ada SD, SMP dan SMA kemungkinan anak-anak kita pindah kesana. tapi kita belum tahu, informasi kedepannya seperti apa,” ucap Regut.

Kata Siswa yang Memilih Sekolah Rakyat daripada Sekolah Negeri Artikel Kompas.id Sebelumnya, Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Jakarta Timur, menerapkan kurikulum merdeka dalam sistem pendidikan, sama dengan sekolah umum.

“Kalau dari kurikulumnya sama (dengan sekolah umum), karena kita ada kurikulum merdeka, kurikulum nasional yang kita pakai,” kata Kepala Sekolah Rakyat Sentra Handayani Regut Sutrasto saat ditemui di Sentra Handayani, Senin (14/7/2025).

Regut menjelaskan, perbedaan utama antara sekolah rakyat dan sekolah umum terletak pada teknologi yang diterapkan pada pembelajaran.

Sekolah rakyat menggunakan metode Learning Management System (LMS), sebuah platform perangkat lunak yang biasanya berbasis web. Sistem ini digunakan untuk merencanakan, mengelola, mendistribusikan, dan melacak kegiatan pembelajaran siswa.

“Kalau cara pembelajar teknologi tentunya berbeda, karena kita kan menggunakan Learning Management System (LMS), kalau di sekolah reguler kan enggak,” kata dia. Regut menambahkan, pada pekan pertama sekolah yang dimulai Senin (14/7/2025) hari ini, belum ada kegiatan belajar mengajar formal. Siswa masih dalam tahap pengenalan.

Artikel Terkait

Leave a Comment