Penanganan korupsi di era Presiden Prabowo Subiantomendapat penilaian positif dari publik. Hasil jejak pendapat lembaga survei nasional mendapatkan data 73 persen menyatakan puas dengan pemberantasan korupsi pemerintahan Prabowo.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS), Agung Baskoro menilai, dari data kepuasan publik ini menunjukan optimisme publik terhadap pemerintahan Prabowo. Pemberantasan korupsi dianggap sudah berjalan di arah yang tepat.
“Secara institusional, ini menjadi bukti bahwa pemerintahan Presiden Prabowo serius membenahi sistem penegakan hukum. Komitmen itu mulai terimplementasi nyata dengan masifnya pengungkapan kasus-kasus megakorupsi oleh aparat hukum kita,” ujar Agung, Sabtu (14/6).
Dia menilai, komitmen Prabowo selama ini bukan hanya disampaikan dalam forum-forum resmi, tetapi juga telah diwujudkan melalui langkah konkret. Dihaarpkan langkah pemberantasan korupsi semakin maksimal.
“Kita melihat munculnya babak baru dalam agenda pemberantasan korupsi yang tidak lagi simbolik, tapi sudah operasional dan menyentuh langsung kepentingan publik,” imbuhnya.
Selain itu, tingginya keyakinan publik bahwa kasus-kasus strategis akan dituntaskan menunjukkan bahwa masyarakat melihat konsistensi arah kebijakan pemerintah dalam memberantas korupsi dari hulu ke hilir.
“Pemerintah Prabowo-Gibran berhasil membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegakan hukum. Tugas ke depan adalah menjaga momentum dan memastikan tidak ada kompromi terhadap pelaku korupsi, siapa pun mereka,” pungkas Agung.

