Hari Kebangkitan Nasional di Era Prabowo : Lawan Korupsi, Bangun Negeri

by Isabella Citra Maheswari

Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Momentum ini untuk mengenang semangat persatuan dan nasionalisme yang mulai tumbuh pada awal abad ke-20. Lahirnya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908, menjadi tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.

Di tengah tantangan zaman dan gempuran untuk kepentingan masing-masing individu, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang bukan hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai seruan untuk bangkit sebagai bangsa yang kuat dan bermartabat.

Jiwa nasionalisme bukan hanya tentang mencintai tanah air dengan kata-kata, tetapi dengan tindakan nyata. Dalam semangat ini, mari kita hidupkan lagi api perjuangan yang menyala dalam dada seperti para pendiri bangsa. Pada masa lalu, perjuangan kita adalah melawan penjajah, namun sekarang kita melawan korupsi yang terus terjadi di negeri ini.

Api perjuangan itu kini semakin membara, sejak Indonesia dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Beliau percaya bahwa korupsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat, penghalang untuk kemajuan bangsa, dan membuat negara hancur. Prabowo menegaskan tidak ada ruang bagi perilaku culas yang merugikan negara, beliau bertekad untuk melawan korupsi sekeras-kerasnya dan membangun pemerintah yang bersih.

Dalam kurun waktu 6 bulan kepemimpinan Prabowo Subianto, beliau berhasil membongkar kasus-kasus korupsi di Indonesia, sehingga ratusan triliun kekayaan negara bisa diselamatkan. Kepala Negara juga tidak akan tebang pilih jika sudah bersangkutan dengan masalah korupsi, yang salah diadili, yang benar dilindungi. Dalam kesempatan lalu pula, Prabowo bertekad akan menyisihkan dana untuk pembuatan penjara yang kokoh di suatu tempat terpencil, agar para koruptor jera.

Kebangkitan nasional hari ini sebagai pengingat lagi, bahwa kita semua harus bersatu untuk memberantas korupsi. Tidak cukup hanya pemerintah yang bergerak, seluruh rakyat Indonesia harus ikut serta. Dari aparatur negara hingga masyarakat, semua harus solid dan bertekad keras berjuang dalam membasmi korupsi dari bumi pertiwi ini, demi Indonesia yang jujur, adil, dan makmur.

Sebagaimana yang sering disampaikan Prabowo: “Bangsa yang besar adalah bangsa yang berdiri di atas kebenaran dan keadilan. Dan untuk itu, kita harus berani membersihkan negeri ini dari korupsi, sekecil apapun bentuknya.”

Artikel Terkait

Leave a Comment