Jayapura – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman meninjau latihan pratugas Yonif Raider 300/Braja Wijaya dan Yonif 310/Kidang Kencana. Para prajurit itu akan melaksanakan tugas operasi di Papua dalam waktu dekat.
Dalam sambutannya, Dudung mengatakan, tujuan dari tugas operasi pasukan TNI di Papua yakni untuk melindungi masyarakat. “Tujuan dari tugas operasi pasukan TNI di Papua adalah untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi rakyat Papua dari gangguan dan intimidasi kelompok-kelompok tertentu, serta untuk membantu kesejahteraan masyarakat Papua,” kata Dudung di Daerah Latihan Desa Cibokor, Kecamatan Cibeber, Kabuputen Cianjur, Jawa Barat, Kamis (11/5).
Dudung juga meminta kepada seluruh prajurit untuk tetap waspada, namun tetap bertindak tegas dan terukur terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat melaksanakan tugas operasi di Papua nantinya.
Tak hanya itu, Dudung juga berpesan agar seluruh Prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di Papua, dapat memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat Papua.
“Lindungi rakyat Papua, karena rakyat Papua betul-betul sangat mengidam-idamkan kedamaian, sehingga bagi kelompok-kelompok yang mencoba mengganggu rakyat Papua, tindak tegas!” tegasnya.
Dudung mengungkapkan, satuan tugas operasi TNI di Papua juga perlu menyiapkan sarana untuk membantu rakyat Papua melalui kegiatan teritorial. Pasalnya, masih banyak masyarakat di sana yang membutuhkan uluran tangan TNI.
Jenderal bintang empat ini juga meminta agar seluruh prajurit menjalankan tugas dengan hati dan pikiran yang jernih, agar kelompok yang berseberangan dengan NKRI dapat terketuk hatinya untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.
Ia menegaskan, dalam penugasan di Papua, prajurit membawa nama bangsa Indonesia, khususnya TNI AD di pundaknya. Pelaksanaan tugas di sana harus betul-betul sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
“Bertindaklah tegas kepada pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketenteraman, ketertiban dan mengancam masyarakat Papua. Bantulah masyarakat yang selama ini merasa terintimidasi, agar dapat hidup dengan tenang, aman, dan sejahtera,” ucapnya.
“Niatkan dengan tulus dan ikhlas bahwa penugasan ini adalah untuk membantu kesulitan masyarakat Papua, serta menyejahterakan mereka,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, Dudung turut membagikan 500 paket bantuan sosial kepada warga di sekitar daerah latihan, berupa alat untuk membuat sumur bor, bantuan pembangunan rumah warga yang banyak membantu prajurit selama latihan pratugas, serta pemberian piagam kepada 11 karyawan Kemenkumham Cianjur, yang turut serta mengikuti latihan.

