Dugaan terkait pelaku penembakan di kantor MUI pada beberapa waktu lalu kini terkuak. Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, mengungkapkan bahwa pelaku penembakan tersebut diduga merupakan pendukung NII AQ Hasan Baraja atau dikenal dengan kelompok Khilafatul Muslimin.

NII AQ Hasan Baraja dan NII Panji Gumilang sama-sama memperjuangkan negara Islam. Bedanya, NII AQ Hasan Baraja memakai bendera Khilafatul Muslimin yang pusatnya ada di Lampung, sedangkan NII Panji Gumilang memakai Pesantren Alzaytun di Indramayu. Namun, keduanya tetap merupakan NII.
Saat penyerangan di kantor MUI, terdapat pengumuman tentang hasil penelitian MUI yang menjelaskan adanya hubungan antara NII dan Pesantren Alzaytun. Hal ini menjadi alasan utama dugaan Ken mengenai pelaku penembakan tersebut.
Abdul Qadir Hasan Baraja merupakan tokoh NII yang berafiliasi dengan kelompok terorisme. Ia pernah masuk bui dua kali lantaran terlibat dalam aksi terorisme di Indonesia, salah satunya adalah kasus peledakan bom Borobudur. Saat ini, AQ Hasan Baraja membuat kelompok baru yang bernama Khilafatul Muslimin dan menunjuk dirinya sebagai Kholifah atau wakil Allah pemimpin umat Islam sedunia.
Menurut Ken, saat ini AQ Hasan Baraja ditahan di Polda Metro Jaya setelah ditetapkan sebagai tersangka.
