Manokwari – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Petik Bintang Polda Papua Barat berhasil melakukan pemulangan 26 orang pengungsi ke Kampung Kamat dan Ayata di Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat.

Kaopsda Operasi Satgas Petik Bintang Polda Papua Barat, Kombes Polisi Novia Jaya SH MH menyebut, pemulangan para pengungsi yang merupakan korban dampak penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata itu dilakukan secara bertahap.

“Sebelumnya kita negosiasi. Masyarakat rindu untuk pulang ke kampung halaman, sehingga kita perbaiki akses menuju kampung dan hari ini (Kamis 13/4/2023) kita lakukan pemulangan,” ujarnya.

Kata Kaopsda, masyarakat telah menanti jaminan keamanan untuk bisa kembali ke kampung agar dapat beraktifitas seperti biasa. Selama ini mereka mengungsi ke distrik lain yang bukan pemukiman mereka. Itu menyebabkan aktifitas keseharian masyarakat tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Mewujudkan itu, Kami (Satgas Ops Petik Bintang) juga telah membangun Pos Pengamanan dikampung Ayata sebagai wujud hadirnya negara ditengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Maybrat yang juga tokoh Masyarakat Aifat Timur Raya, Drs. Zakheus Momao berterimakasih kepada jajaran Kepolisian Polda Papua Barat atas jaminan keamanan dengan hadirnya personil Satgas Operasi Petik Bintang.

Dia lalu mengimbau kepada beberapa masyarakat lainnya untuk berani kembali ke kampung halaman. Sebab, selain adanya jaminan keamanan dari Polisi, akses jembatan yang dirusak KKB juga sudah diperbaiki oleh personil Operasi Petik Bintang.

Artikel Terkait

Leave a Comment