Jayapura – Ribuan mahasiswa asal Papua dikatakan menerima Beasiswa ADik (Afirmasi Pendidikan Tinggi).
Tepatnya, tahun 2023 ini, tercatat sebanyak 3.017 pelajar Papua termasuk yang berasal dari tiga daerah otonomi baru (DOB) menerima program Beasiswa ADik.
Sedangkan jadwal penjaringan penerimaan program Beasiswa ADik tersebut akan dilakukan pada pertengahan April 2023.
Selain itu, program ini juga ditujukan untuk siswa dan siswi penyandang disabilitas.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Papua Laurens Wantik.
Para pelajar asal Papua penerima beasiswa ADik itu tersebar di 97 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.
Mahasiswa penerima Beasiswa ADik asal Papua, lanjut Laurens Wantik saat ini menuntut ilmu di berbagai kota pendidikan di antaranya di Lokseumawe, Bandung, Surabaya, Bogor, Bali, Jakarta, Kupang, Ambon, Makassar dan Manado.
Setiap tahun Papua mendapat kuota sekitar 400 orang namun untuk tahun 2022 lalu yang lolos sebanyak 315 orang.
Laurens Wantik menjelaskan program Beasiswa ADik ini diperuntukkan bagi para pelajar dari Papua yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
“Program Beasiswa ADik ditujukan untuk pelajar asli Papua yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” kata Wantik.
Prorgam Beasiswa ADik adalah program pemberian bantuan pembiayaan di pendidikan tinggi khusus untuk siswa dan siswi dari Papua, Papua Barat, 3 T, serta anak-anak TKI.
Selama melanjutkan perkuliahan, mereka diberikan asuransi kesehatan selama kuliah sebesar Rp 10 juta, biaya pendidikan dan bulanan masing-masing sebesar Rp 1,5 juta.
“Bidang studi yang paling banyak diminati adalah sosial politik, ekonomi dan sains yang di dalamnya meliputi kedokteran dan teknik,” tutup Laurens Wantik.

