
Manokowari – Kepala Bidang Hububungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan pengiriman personel Brimob itu untuk memperkuat pengamanan dan membantu penyelidikan kasus penyerangan tiga anggota TNI/Polri di Distrik Ilu, Puncak Jaya, pada Sabtu (25/3/2023).
“Personel Brimob sudah tiba di Puncak Jaya guna memberikan dukungan moril bagi anggota di Polsek Ilu,” kata Benny di Kota Jayapura, Selasa (28/3/2023).
Benny menyatakan Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya telah mengeluarkan imbauan agar umat muslim agar sementara waktu melaksanakan ibadah salat tarawih di rumah masing-masing. “Meskipun tujuan penyerangan adalah anggota TNI/Polri, tapi imbauan itu lebih kepada untuk menjaga keamanan bersama,” ujar Benny.
Ia menyatakan polisi menduga serangan itu lebih didasari motif menyasar anggota TNI/Polri.
“Memang kami [polisi] belum menemukan indikasi mereka [kelompok bersenjata] ingin mengganggu umat muslim yang sedang menjalankan ibadah,” ujarnya.
Pada Sabtu, terjadi baku tembak antar personel TNI/Polri dengan orang tidak dikenal di Distrik Ilu, Puncak Jaya. Seorang polisi dan seorang prajurit TNI meninggal dalam insiden tersebut.
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Mathius D Fakhiri pada Sabtu malam mengatakan baku tembak itu terjadi sekitar pukul 19.30 sampai dengan 21.00 WP. Baku tembak itu terjadi saat personel TNI/Polri sedang mengamankan ibadah shalat tarawih di Masjid Al-Amaliah, Ilu. “Sejumlah tiga orang terkena tembak. Satu dari TNI dan dua orang dari Polri,” kata Fakhiri.
