
Manokowari – Para Tokoh agama angkat suara terkait aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) yang terjadi di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (25/3/2023) malam.
Diketahui, malam itu telah terjadi penembakan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa 2 personel TNI-Polri saat melakukan pengamanan di sebuah masjid yang ada di Kabupaten Puncak Jaya.
Kejadian tersebut membuat para Tokoh di Tanah Papua berdialog dan mengajak masyarakat yang ada di tanah damai ini untuk lebih menjaga situasi yang tentram di seluruh wilayah bumi cenderawasih.
Pendeta MPA. Maury menyampaikan patutnya seluruh umat manusia saling menjaga, kiranya dalam doa dan persatuan yang ada.
“Hal ini dilakukan agar terhindar dari pengaruh-pengaruh yang dapat membuat kita tersesat seperti yang telah dikatakan dalam Mazmur 119:105 ialah Firman-Mu Itu Pelita Bagi Kakiku Dan Terang Bagi Jalanku,” ujar Pendeta Maury kepada Tribun-Papua.com, di Padang Bulan, Abepura, Selasa (28/3/2023).
Menurutnya, ayat tersebut patut dijadikan pedoman dan pegangan seluruh umat kristiani agar tetap dalam lindungan serta jalan yang telah disediakan Tuhan.
“Mari bersama kita bergandengan tangan, menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan ibadah puasa dibulan suci Ramadhan ini dan tidak lupa untuk menyambut hari besar kita yang sudah dekat yaitu hari Paskah,” ucapnya.
Tidak hanya itu, Pendeta MPA. Maury juga mengajak untuk semua umat beragama terlebih para tokoh yang ada di tanah Papua agar dapat membawa semua masalah kedalam doa dan seluruh pelayan masyarakat dapat sukses menjalankan tugasnya dengan baik.
Advertisement by
Diberitakan sebelumnya, Dua orang tak dikenalmelakukan penembakan kepada anggota TNI/Polri yang sedang melakukan pengamanan ibadah Tarawih. Penembakan itu terjadi di Masjid Al-Amaliah Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu (25/3) sekitar pukul 20.00 WIT.
