
JAYAPURA – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua mengajak masyarakat untuk tidak mudah membagikan informasi yang kejelasan dan sumbernya belum jelas.
Hal itu disampaikan Kepala Diskominfo Papua, Jerry Yudianto kepada Tribun-Papua.com melalui rilis pers, Selasa (28/2/2023).
“Bagi masyarakat kita imbau agar terlebih dulu menyaring, mengecek dan memeriksa kebenaran suatu informasi serta sumber yang jelas, agar tak mudah termakan hoaks dan berpotensi memunculkan konflik,” terangnya.
Tak jenuh, Jeri terus mengimbau warga agar tak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya karena dapat berakibat fatal dan merugikan diri sendiri serta orang lain.
“Jadilah pengguna media sosial yang bijak, dan membuat konten yang kreatif dan pilah pilih dalam hal berbagai informasi, selalu cek ricek,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Jeri mengemukakan dengan adanya sosial media, maka informasi akan lebih cepat dibagikan dan didapatkan oleh masyarakat.
“Makanya itu perlu saring sebelum sharing atau berbagi, dan pastikan mengikuti akun terverifikasi milik pemerintah ataupun media online terpercaya yang menjadi sumber literasi,” katanya.
Pihaknya tak menampik, banyak peristiwa yang terjadi di wilayah Papua karena pada awalnya dipicu berita bohong atau hoaks.
“Seperti misalnya, yang terkini terjadi di Kota Wamena, Provinsi Papua Pegunungan, makanya hoaks harus kita cegah sebab kalau tidak bisa berakibat fatal,” imbaunya.
