Bukan Eksodus, Warga Oksibil Hanya Amankan Diri di Pos TNI dan Polres

by Laura Felicia Azzahra

nusarayaonline.id – Beredarnya misinformasi yang menyebut ada eksodus warga dari Distrik Oksibil langsung ditanggapi oleh Bupati Pegunungan Bintang, Spei Yan Bidana, dengan mengeluarkan Press Release terkait Situasi dan Kondisi di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Bupati Pegubin menegaskan tidak ada pengungsian atau eksodus warga di Oksibil, namun hanya mengamankan diri di Pos TNI dan Polres. Sehingga, ia berharap media tidak menyampaikan bahwa masyarakat melaksanakan eksodus dari Oksibil. Dijelaskan juga bahwa banyak warga yang turun ke Sentani dikarenakan adanya teror penembakan dan pembakaran beberapa hari belakangan di Oksibil.

Masyarakat yang mencoba mengamankan diri diminta agar tenang sehingga kota Oksibil cepat aman dan baik. Menurutnya, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas dengan normal karena sudah banyak penambahan pasukan pengamanan dari TNI-Polri. Seluruh komponen masyarakat harus dapat ikut mengamankan kota Oksibil.

Spei Yan Bidana menyebut bahwa setelah ini dirinya akan berangkat ke Oksibil untuk memastikan situasi dan kondisi ter-update. Sebagai info sementara, dikatakan sudah ada beberapa warung yang dibuka untuk melayani kebutuhan masyarakat. Selain itu, keberangkatannya ke Oksibil juga untuk melaksanakan kerja sama dengan aparat keamanan dan seluruh komponen masyarakat dalam menentukan langkah selanjutnya soal keamanan Kota Oksibil.

Terkait penerbangannya ke Oksibil, aparat keamanan sudah menjamin keamanan untuk penerbangan dan surat keamanan juga sudah dikeluarkan. Meskipun diakui, beberapa maskapai belum berani untuk terbang ke Oksibil dikarenakan pilot pesawat masih merasa takut. Karena itu, dalam beberapa hari ke depan, Danrem bersama Polri akan segera memberi jaminan keamanan agar penerbangan menuju Oksibil dapat kembali lancar.

Kemudian terkait Kelompok Separatis dan Teroris Papua (KSTP), pihaknya bersama komponen masyarakat Oksibil akan melaksanakam pendekatan secara keluarga agar mereka tidak lagi melakukan teror dan intimidasi yang dapat mengganggu keamanan Kota Oksibil. Terlebih diharapkan, mereka dapat kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara untuk aktivitas Pemerintah dan ASN di Kota Oksibil, saat ini masih belum berjalan dikarenakan semua masih berlindung, namun akan langsung diusahakan agar semuanya dapat kembali berjalan begitu ia tiba di Oksibil.

TNI-Polri Amankan Oksibil dan Buru KSTP

Dalam kesempatan yang sama, Kasatgas Humas Ops Damai Cartens 2023 Kombes Pol Doni Carles menginformasikan, saat ini personel dari Satgas Damai Cartens sudah berada di sembilan daerah titik operasi, salah satunya di Oksibil. Para personil telah bergabung dengan TNI dan diharapkan dengan kehadiran personel Satgas Damai Cartens dapat membantu memulihkan situasi dan kondisi di Kota Oksibil.

Sementara itu, Danrem 172/PWY Brigjen TNI J. O. Sembiring membeberkan aktivitas KSTP di Pegunungan Bintang sejak tanggal 7 Januari 2023 sudah melakukan beberapa kali aksi. Kelompok ini juga yang membunuh tiga tukang ojek di Km. Magabib.

Dijelaskannya, pada awal Desember, kelompok Lamek Taplo, Enos, serta Anis Atimimim dan Semi Sambo, berkumpul di Papua Nugini (PNG). Setelah berkumpul, kelompok ini menjadi tiga Kodap. Kelompok yang banyak melakukan aksi di Oksibil adalah Kodap 35 Bintang Timur di bawah pimpinan Anis Atiminim. Aksi yang mereka lakukan merupakan tanggung jawab dari Sebby Sambom. Kemudian, dirinya meminta BNPT dan INTERPOL segera tangkap Sebby Sambom yang berada di PNG.

J. O. Sembiring menegaskan tidak ada ajaran agama yang mengajarkan untuk membunuh secara sadis dan memviralkan melalui media sosial untuk menakuti banyak orang. Dirinya menilai aksi-aksi teror yang mereka lakukan sudah saatnya untuk dipertanggungjawabkan.

Karenanya, Danrem berharap semua tokoh di Oksibil agar mengajak para kelompok tersebut agar segera kembali dan dapat menyerahkan diri kepada Polri. Karena jika tidak, pihaknya akan melaksanakan perintah cari dan tangkap untuk menjamin keamanan masyarakat. Pasukan tambahan dari TNI dan Polri juga telah diterjunkan untuk mengambil langkah-langkah dengan tujuan menumbuhkan rasa aman kepada masyarakat guna mendukung Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang dalam membangun Kabupaten Pegunungan Bintang yang aman, damai, dan sejahtera.

Press Release dari Bupati Pegunungan Bintang ini dilakukan pada Jumat, 13 Januari 2023, bertempat di Ruang Bhuma Yhaku Base Ops Lanud Silas Papare, Jl. Yabaso, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua. Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendapatan Kab. Pegubin Petrus Urupmabin, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Moch. Dadan Gunawan, Kadisops Lanud Silas Papare Kolonel Nav MD. Iman Fathurrahman, Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Bayu Sudarmanto, dan Kasi log Korem 172/PWY Kolonel Czi Surya Supratman.

__

Eri Wenda (Ketua INSAN Papua)

Artikel Terkait

Leave a Comment