Papua, nusarayaonline.id – Sebanyak lima proyek strategis khususnya infrastruktur dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan dibangun di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, di Kabupaten Manokwari.
“Saya dan Bupati sudah menghadap Menteri PUPR, jadi kita akan mendapat lima proyek strategis,” ujar Waterpauw, saat memberikan sambutan di Lapangan Borasi Manokwari, Sabtu (3/12/2022).
Kelima proyek strategis ini akan dibangun di Kabupaten Manokwari sebagai Ibukota Provinsi Papua Barat. Awalnya, pihaknya mengusulkan sebanyak enam proyek strategis, namun pemerintah pusat hanya mengabulkan lima di 2023.
“Bapak menteri mau menyetujui lima proyek strategis di Manokwari, seperti ruang terbuka hijau, Bandara Rendani, jalan tol, dan Pasar Sanggeng,” tuturnya.
Olehnya itu, Waterpauw meminta agar seluruh masyarakat adat di Manokwari agar bisa menyelesaikan sesuatu secara baik.
“Bila pemerintah membutuhkan lahan pemilik hak ulayat bisa berbicara dengan baik, kalau sudah ada kesepakatan jangan lagi ganggu dan palang,” imbuhnya.
“Tabiat kita biasanya bapak serahkan, anak cucu yang menuntut.”
Waterpauw menilai, budaya semacam ini tidak baik bagi kemajuan pembangunan di Ibukota Provinsi Papua Barat. “Kalau pembangunan mau kita tancap gas, maka harus semua pihak termasuk masyarakat pemilik hak ulayat mendukung,” tegas Waterpauw.
Sumber : tribunnews.com

