KTT G20

Peningkatan Ekonomi Nasional melalui KTT G20

by Laura Felicia Azzahra
KTT G20 Bawa Dampak Positif pada Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Indonesia terpilih menjadi ketua atau Presidensi dalam kegiatan KTT G20 ke-17 yang akan di laksanakan di Bali pada 15-16 November 2022. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G. Plate menyatakan bahwa ada tiga prioritas dalam presidensi Indonesia pada KTT G20 ini, yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi berkelanjutan.

KTT G20 sendiri sangat memberikan banyak manfaat bagi Indonesia dari berbagai macam sisi, salah satunya tentu dari sisi ekonomi. Ini dapat menjadi bentuk pengakuan status Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia, yang juga dapat merepresentasikan negara berkembang lainnya.

Indonesia pun dapat menujukkan kepemimpinannya di kancah internasional, khususnya dalam pemulihan ekonomi global. Kegiatan KTT G20 ini juga dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan berbagai kemajuan yang telah dicapai Indonesia, termasuk pemulihan keyakinan pelaku ekonomi pascapandemi dari dalam dan luar negeri. Bahkan Ekonom Syamsul Hidayat menyatakan bahwa KTT G20 diprediksi akan memberikan keuntungan sebesar 1 hingga 2 triliun rupiah bagi Indonesia.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono, menjelaskan bahwa dampak positif dari Presidensi G20 Indonesia juga turut dirasakan dari sisi dunia usaha utamanya pada bidang transportasi, akomodasi, serta industri makanan dan minuman. Pada bidang transportasi, pertumbuhan tercatat sebesar 25,8% (yoy) pada kuartal III tahun 2022, sedangkan pada sektor akomodasi dan makanan minuman tumbuh sekitar 17,8% (yoy) pada kuartal III tahun 2022. Perbaikan juga ditunjukkan pada sisi tenaga kerja yang terlihat dari tingkat pengangguran pada bulan Agustus 2022 sebesar 5,86% atau menurun jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2021 yang sebesar 6,49%.

Dengan ini Indonesia tentu mendapatkan manfaat dari informasi dan pengetahuan lebih awal tentang perkembangan ekonomi global, potensi risiko yang akan dihadapi, serta kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh berbagai negara maju. Melalui hal tersebut, diharapkan Indonesia mampu menyiapkan kebijakan ekonomi yang tepat.

Artikel Terkait

Leave a Comment