Papua, nusarayaonline.id – Papua Muda Inspiratif (PMI) Papua Barat, mendistribusikan bantuan berupa benih jagung, pupuk, dan obat rumput ke sembilan kelompok petani milenial yang berada di empat distrik di Kabupaten Manokwari yakni, Warmare, Prafi, Masni dan Sidey pada Sabtu (5/11/2022) kemarin.p>
Adapun sembilan kelompok petani milenial itu yakni, Sumber Rajeki (10 hektare), Sumber Makmur (13 hektare), Umbui (5 hektare), Wariki Star (5 hektare), Ransiki (3 hektare), Warmare (3 hektare), Makwan (3 hektare) dan Masni (15 hektare).
Koordinator PMI Papua Barat Simon Tabuni mengatakan, bantuan tersebut berasal dari Kementrian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia melalui program Jagung Wilayah Khusus.
“Benih jagung itu sebanyak, 6.660 kilo gram. Itu semua untuk luas lahan 70 hektare yang akan dikelola oleh sembilan petani milenial ini,” kata Simon Tabuni kepada TribunPapuaBarat.com, Minggu (6/11/2022) sore.
Selain itu, lanjut Simon Tabuni, pihaknya juga menyerahkan bantuan dari Pertamina berupa Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar sebanyak 2.130 liter.
BBM tersebut diperuntukan untuk membantu para petani milenial dalam proses peluasan lahan nantinya.
Simon Tabuni mengucapkan terimakasih kepada Kementan RI melalui program Jagung Wilayah Khusus, yang telah membantu petani milenial di Kabupaten Manokwari.
“Kami akan gunakan semaksimal mingkin untuk mendorong pengembangan pertanian terutama komoditi jagung,” ucapnya.
Ia berharap, petani milenial di Papua Barat bergandengtangan bersama pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan Indonesia secara umum.
“Kami juga berterimakasih kepada pihak Pertamina atas bantuan BBM jenis Biosolar. Itu akan sangat bermanfaat untuk peluasan lahan yang akan ditanami bibit jagung,” tuturnya.
Ditambahkannya, program ini merupakan kolaborasi dari PMI, Kementan RI, Duta Petani Milenial, Duta Petani Andala dalam mendorong pengembangan komoditi jagung di Papua Barat.
“Yang bertujuan untuk menjaga ketahanan dan keamanan pangan,” pungkasnya.
Sumber: tribunnews.com

