Himpunan Jawa-Madura di Papua Ajak Masyarakat Gaungkan KMAN VI

by Laura Felicia Azzahra

Penasihat Himpunan Jawa-Madura di Papua H R Partino mengajak masyarakat untuk menggaungkan Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di seluruh Tanah Papua, Indonesia, bahkan dunia.

Partino yang juga Rektor Univerisitas Muhammadiyah Papua mengatakan Masyarakat Adat yang akan datang akan berafiliasi dan tinggal bersama Masyarakat Adat di Wilayah Tabi. “Walaupun ada hingar bingar di daerah lain namun inilah Papua, dan tetap menjadi Tanah Damai,”ujarnya kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Distrik Sentani, Senin (17/10/2022).

Partino menjelaskan KMAN juga merupakan ikon besar dan monumental sehingga layak mendapatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena lima tahun kedepan bukan lagi kongres di Tanah Papua. Menurutnya masyarakat harus menggaungkan ke seluruh dunia bahwa ada Masyarakat Adat yang akan berkumpul di Tanah Tabi, mereka hadir dan saling bahu-membahu untuk membahas kesulitan yang dihadapi sebagai Masyarakat Adat.

“Tamu yang akan datang akan menginap bersama warga, mereka begitu ramah dan baik. Selain itu ada Noken raksasa yang akan di jahit,”katanya.

Noken tersebut katanya akan dijahit oleh Presiden RI, Joko Widodo sehingga harus mendapatkan rekor MURI dan dapat dipatenkan oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

KMAN VI di Tanah Tabi akan berlangsung pada 24-30 Oktober di Kabupaten dan Kota Jayapura. Masyarakat Adat dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara akan bertandang ke Papua untuk mengikuti agenda tersebut. Direncanakan juga Presiden RI, Joko Widodo akan hadir untuk membuka kongres. (*)

Artikel Terkait

Leave a Comment