Tokoh Papua Minta Tersangka Kasus Mutilasi Warga Kabupaten Nduga Segera Dipecat

by Laura Felicia Azzahra

Tokoh Papua, Paskalis Kossay menilai kasus pembunuhan yang disertai mutilasi di Kabupaten Mimika yang menyeret sejumlah oknum TNI tidak terlepas dari masalah kemanusiaan di Bumi Cenderawasih. “Pandangan saya, kasus itu rentetan pembunuhan massal yang sering terjadi di Tanah Papua,” kata Paskalis Kossay dalam diskusi daring yang diikuti Tribun-Papua.com, Senin (3/10/2022

Paskalis Kossay mengatakan, berbicara masalah kemanusiaan di Papua, sudah terjadi sejak 60 tahun lalu. “Mereka (pelaku) ini tidak merasa takut atau ragu saat melakukan kejahatan kemanusiaan ini,” ujarnya Mantan Anggota DPR RI ini beranggapan, pembunuhan beserta mutilasi ini dilakukan secara sistematis.

“Mereka (tersangka) ada yang berpangkat Mayor dan Kapten. Peristiwa yang dilakukan secara sistem dan boleh dikatakan dalam satu komando,” papar Paskalis Untuk itu, politis Partai Golkar ini meminta Komandan Kostrad Kabupaten Mimika segera bertanggungjawab atas tragedi tersebut. Pada kesempatan diskusi yang dilaksanakan secara daring itu, Paskalis Kossay juga meminta agar Komisi I DPR RI segera membentuk tim khusus guna melihat kasus pembunuhan serta mutilasi ini.

“Kenapa saya bilang harus tim khusus, agar pemerintah konsisten smenyelesaikan masalah ini secara cepat dan tuntas,” tegasnya Menurutnya, oknum aparat yang terlibat dalam kasus itu juga harus diberi hukuman yang berat, termasuk harus dipecat. “Jangan diperiksa secara internal. Ini kejahatan kemanusiaan kepada rakyat Papua secara sistematis. Jadi harus proses di pengadilan umum,” pintanya.

Apalagi, lanjut Paskalis, dampak kasus pembunuhan yang disertai mutilasi ini cukup luas. “Ini harus menjadi keprihatinan bersama. Jangan katalan selesaikan lewat media saja harus bukti nyata,” tandasnya. (*)

Artikel Terkait

Leave a Comment